Forumakademik Bagi karyawan baru, proses penyesuaian dengan kehidupan kantor, ritme kerja bahkan hubungan dengan rekan sejawat dan atasan merupakan sebuah peer besar.

Apalagi bagi temans yang fresh graduate dan minim pengalaman tentang soft skills maupun pengalaman kerja.

Sebelum di-hire dalam suatu perusahaan, temans semua pasti akan berhadapan dengan HRD perusahaan tersebut dalam proses rekrutmen.

Tidak berhenti di situ, saat sudah berhasil bekerja dalam suatu perusahaan pun temans semua akan masih dan terus berhadapan dengan HRD.

Sebab, ibarat tubuh manusia, HRD adalah jantung dari perusahaan yang berkaitan erat dengan sesuatu yang vital seperti mengelola karyawan dan menciptakan kondisi kerja yang kondusif.

Sebab, segala hal yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah sesuatu yang unik sekaligus rumit. Mengelola sejumlah orang dengan isi kepala yang berbeda dalam suatu komunitas, organisasi atau perusahaan bukanlah pekerjaan yang mudah.

HRD sendiri memiliki peran penting karena berfungsi untuk melakukan pemeliharaan, peningkatan, analisa setiap karyawan agar dapat bekerja dengan lebih baik.

Lebih dari itu, HRD memiliki tugas berat dalam menjaga komitmen karyawan agar tetap setia dan bersemangat dalam bekerja di perusahaan.

Bahkan, jika berhadapan dengan divisi HRD, karyawan akan menemukan aura “horror” tersendiri.

Berkaca dari kisah viral baru-baru ini, dimana calon pelamar kerja kena semprot HRD dari suatu perusahaan, kesan galak dan jutek memang kerap disematkan pada seorang HRD.

Berikut ini komentar dan respons warganet di twitter seputar HRD yang mereka pandang galak :

ilustrasi berisi komentar warganet seputar HRD yang mereka pandang galak (Foto : Twitter.com)

 

Tapi, e.. tapi.. temans semua tidak perlu khawatir. Forumakademik.com memiliki sedikit bocoran bagi temans semua aspek apa saja selain skills yang harus kalian miliki jika ingin mengambil hati HRD di kantor.

  1. Passion, yang dimaksud dengan passion disini adalah memiliki ketertarikan dan antusiasme yang besar terhadap suatu bidang. Dalam kehidupan di kantor, bagi pribadi yang memiliki passion pasti tidak akan kesulitan membangun trust bahkan kredibilitasnya di mata teman kerja maupun atasan.
  2. Motivation, dengan adanya motivasi temans akan memiliki keinginan untuk belajar berbagai aspek untuk menopang tugas atau job desc di kantor. Sehingga tujuan utama dalam bekerja tidak melulu tentang “cari duit”.
  3. Communication, dalam aspek komunikasi temans tidak selalu dituntut untuk “bawel” tapi lebih ke “pinter ngomong” dalam hal bisa menjawab pertanyaan dari atasan ataupun dari relasi dan pihak luar dengan yakin, lugas dan logis.
  4. Integrity, hal ini sangat penting untuk temans semua ketahui dan miliki. Karena integritas yang dibutuhkan dalam dunia kerja sangat sulit ditemui. Terutama dalam hal berani mengakui kelebihan dan kekurangan kita.

 

 

 

 

Penulis : F. Dea