Back

Hal yang Wajib Pejuang Skripsi Ketahui tentang Pengukuran Data Penelitian

Forum Akademik –¬†Hai Temans setia Forum Akademik… Berbicara tentang skripsi, tentu tidak akan ada habisnya. Karena disetiap bagian dalam penulisan skripsi pasti akan ditemukan suatu kendala. Tidak terkecuali di bagian metodologi penelitiannya. Banyak anggapan bahwa metodologi penelitian (biasanya ada di bab 3) merupakan bab termudah dalam pengajuan usulan proposal penelitian Temans, tapi jangan salah! Bab 3 ini agak sedikit¬†tricky dan bisa jadi mendapat revisi lumayan banyak dari dosen jika Temans tidak berhati- hati.

Hal yang harus Temans perhatikan adalah terkait dengan data penelitian dan pengukurannya. Karena dari hasil penelitian akan berkaitan dengan data, maka untuk mempermudah bagaimana melakukan penelitian, harus dipelajari dulu tentang cara pengukuran data, penentukan jenis ukuran data, skala pengukuran dan
penentuan alat pengumpul data, selanjutnya akan mudah dalam melakukan mengolah, menyajikan dan menyimpulkan data yang sudah terkumpul.

Measurement is the process of assigning number or label to object, event or people according to particular set of ruler (Kerling. 1986)

Measure all that can be measure and render measurable all that defies measurement (Galileo Galilei)

Pengukuran itu sendiri adalah:

  1. Suatu proses pemberian nomor pada atribut (objek, kejadian atau orang) yang bisa diukur
  2. Suatu proses perbandingan antara objek ukur dengan alat ukur

Karakteristik pengukuran memiliki 4 komponen:

  1. PROSES: Pengukuran memuat prosedur terstandar
  2. KUANTIFIKASI: Pengukuran menghasilkan angka
  3. KONTINUM: Karena berada pada satu kontinum, hasil pengukuran antar individu dapat dibandingkan
  4. DESKRIPTIF: Hasil pengukuran dapat dipetakan dalam klasifikasi

Kategori pengukuran meliputi:

  1. Pengukuran Kuantitatif (quantitative measure) yaitu hasil proses pengukuran yang menghasilkan data kuantitatif
  2. Pengukuran Kualitatif (qualitative inquiry) yaitu hasil proses pengukuran yang menghasilkan deskripsi atau narasi label atau kategori

 

Pada umumnya jenis ukuran data di kelompokan dalam dua kelompok ukuran data yaitu:

1. Jenis Data kategorik

Yang termasuk data kategorik adalah dimana data yang di dapat dari hasil pengamatan dalam bentuk penggolongan, bukan hasil pengukuran contohnya data jenis kelamin di dapat bukan dengan cara pengukuran tapi di observasi dan di kelompokan dalam dua kelompok yaitu laki-laki dan perempuan. Data kategorik tidak bisa diolah dalam bentuk nilai rata-rata, contoh kasus hasil pengamatan terdapat data laki-laki ada 2 orang dan perempuan ada 1. Data tersebut tidak bisa di hitung 2 ditambah 1 menjadi 3 lalu dibagi 2, sebab nilainya akan jadi 1,5. Data kategorik setelah diolah akan memberikan informasi dalam bentuk distribusi frekwensi.

Dua jenis ukuran data kategorik antara lain :
a. Nominal adalah data kategori yang tidak memiliki tingkatan seperti jenis kelamin, warna, rasa dan lain lain.
b. Ordinal adalah data kategori yang memiliki tingkatan seperti jenis pendidikan dari yang terendah sampai tertinggi.

 

2. Jenis Data Numerik (Continuous)

Yang termasuk data numerik adalah dimana data yang di dapat dari hasil pengukuran dalam bentuk angka, contohnya hasil pengukuran berat badan dalam kg.
Data hasil pengumpulan data numerik, data dapat di oleh dalam bentuk nilai rata-rata, standar deviasi, varian, median dan mode. Terdapat dua jenis ukuran data numerik yaitu:
a. Interval adalah data numerik hasil pengukuran yang memiliki jarak tertentu termasuk data interval seperti tinggi badan, berat badan.
b. Rasio adalah data numerik hasil pengukuran yang memiliki titik terendah adalah nol.

Leave A Reply